Bogor – Potretkeadilan com. Adanya temuan dilembaga pemasyarakatan Pondok Rajeg Cibinong Bogor Jawa barat, pada saat ombudsman RI sidak, penemuan tersebut menjadi sorotan publik, saat sidak adanya rumah hunian kasur kulkas TV beserta botol miras
Awalnya botol miras yang berada dirumah hunian sempat menghilang entah kemana, saat sidak Menteri Imigrasi dan kemasyarakatan pada hari Rabu 30/9/2026 timbul kembali disaat kunjungan jajaran Komisi XIII DPR RI ditempat hunian mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong.
Menurut Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo bersama jajarannya, saat melakukan peninjauan kembali, bahwa rumah hunian tersebut bukan milik perintah, dari tiga belas (13) rumah yang ada dilokasi lapas hanya 3 milik pemerintah sepuluh (10) rumah, “diduaga ilegal, dan melanggar garisi sempadan sungai (GSS) rumah hunian yang ilegal telah dirobohkan

Ada hal yang mengejutkan kembali, Yanuar mempertanyakan kondisi hunian yang sebelumnya disorot Ombudsman RI terkait botol minuman keras yang sempat hilang kini kembal, “padahal, keberadaan barang tersebut sempat menjadi sorotan dalam rangkaian sidak yang dilakukan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Impas) pada Jumat (25/9/2026).
“Nah, ini kan ada (mirasnya) aneh dong, Bos,” kata Yanuar kepada wartawan saat berada di lokasi, lalu dia menunjukkan sejumlah botol miras yang ditemukan di area tersebut, ada botol yang isinya tinggal sedikit namun, ada pula botol yang masih terlihat penuh, “ini mirasnya masih ada,” ujar Yanuar
Dalam RDP Komisi XIII DPR RI pada 28 September 2026, Yanuar sebelumnya juga mempertanyakan hilangnya sejumlah fasilitas dari rumah tersebut, mulai sofa, AC, hingga bingkai foto disebut tidak lagi berada di lokasi setelah sidak Ombudsman.
Mantan Kalapas Cibinong nonaktif Wisnu Hani Putranto dalam RDP mengakui dirinya memerintahkan pemindahan sejumlah barang tersebut, “namun hari ini barang yang sempat menghilang kembalilagi begitu juga botol miras.

Terkait fotonya yang mau dipindahkan oleh oknum petugas lapas menjadi perdebatan dengan awak media, tak lama kemudian foto tersebut dikembalikan keruang tempat yang diduga dihuni narapidana
Terkait foto, yang berkaitan dengan narapidana kasus korupsi Jimmy Masrin juga menjadi bagian dari temuan Ombudsman
Dalam RDP, Wisnu menyebut foto tersebut ditemukan di hunian yang disebut sebagai rumah dinas Kasi Kamtib.
Saat sidak terbaru, DPR komisi XIII menyebut adanya perubahan dibagian lokasi termasuk pintu kaca yang sebelumnya terlihat. Yanuar mengatakan kondisi lokasi saat ini berbeda dengan dokumentasi ketika Ombudsman melakukan pemeriksaan, perubahan itu, perlu dijelaskan secara terbuka.
“Kemudian saat sidak di tempatnya Kasi KPLP, terus ke Kasi apa satu lagi itu, ini rumah dinasnya jauh berbeda,” ungkapnya Yanuar
Terkait barang bukti yang sempat menghilang dari lokasi kemudian kembali saat anggota DPR RI melakukan peninjauan kembali, itu suatu pertanyaan yang haru dijawab secara transparan oleh orang yang terlibat dalam persoalan tersebut agar dikemudian hari tidak terulang kembali (Surbel/red)
