UMKM Kota Depok Meriahkan Konsolidasi Pra-Pengukuhan KADIN 2021–2026 di Balaikota

Depok, PotretKeadilan.com || Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Depok turut memeriahkan kegiatan Konsolidasi Pra-Pengukuhan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Depok Masa Bakti 2021–2026 yang digelar di Gedung Serba Guna Dibaleka 2, Lantai 10, Balaikota Depok, Kamis (12/2/2026) pukul 14.30 WIB.

Kehadiran UMKM dalam agenda konsolidasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Sejumlah pelaku usaha membuka lapak produk unggulan mereka, memberikan kesempatan bagi para tamu undangan untuk melihat langsung ragam produk lokal sekaligus berinteraksi dengan para pelaku usaha.

Beberapa UMKM yang terpantau meramaikan kegiatan antara lain Pawon Putri Pegagan, yang menghadirkan produk minuman lemon sereh, keripik unggulan, serta racikan bumbu instan.

Tak kalah menarik, Bunbueok, yang menawarkan produk aneka kudapan seperti bungeoppang, milkeopi, dan bagelen.

Sementara Joaillerie, yang menampilkan koleksi produk butik dan aksesoris fesyen.

Peserta konsolidasi menyempatkan diri mengunjungi stan-stan UMKM setelah rangkaian acara utama selesai. Interaksi langsung antara pengunjung dan pelaku usaha terlihat hangat dan komunikatif.

Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika seorang ibu yang hadir sebagai undangan konsolidasi mendatangi stan dan Bunbueok dan butik untuk menanyakan jenis dan harga batik yang dipamerkan. Pemilik stan dengan ramah menjelaskan produk sekaligus menyebutkan harga.

“Rp275 yang ini ya, ibu,” ujar penjaga UMKM batik kepada calon pembeli yang menanyakan harga per potong.

Kehadiran UMKM dalam kegiatan konsolidasi KADIN ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap acara, tetapi juga menjadi ruang promosi nyata bagi pelaku usaha lokal Kota Depok.

Momentum gelaran UMKM ini sejalan dengan slogan acara Konsolidasi Pra-Pengukuhan KADIN 2021–2026 di Balaikota, “Ciptakan Dunia Usaha, Umkm Yang Inklusif Menuju Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi”.

Di samping itu, membuka peluang memperluas jaringan pasar, meningkatkan brand produk, serta memperkuat posisi UMKM sebagai bagian penting dalam ekosistem ekonomi daerah. (H. Samosir)

You cannot copy content of this page