Depok – Potretkeadilan com – Proyek pembangunan percontohan pertanian modern sistem sirkular dikelurahan Meruyung kecamatan Limo, PT Bina Muda Sejahtera ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan oleh pemerintah kota Depok melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan. Namun ditemui fakta ketidakwajaran dilokasi proyek pembangunan saat awak media menyambangi lokasi, pasalnya tidak terlihat pelaksana proyek, konsultan pengawas maupun penanggung jawab pekerjaan.
Hanya beberapa pekerja saja melakukan aktivitas pekerjaan, namun saat dikonfirmasi perihal pelaksana ataupun penanggung jawab proyek para pekerja tak bisa menjawab secara rinci hanya jawaban singkat saja yang bisa di utarakan oleh pekerja.

“Kalau hal itu kita tidak tahu, kita hanya pekerja, saya juga tidak tahu dan tidak kenal pelaksana maupun mandor, saya hanya di ajak kerja sama temen” Ujar salah satu pekerja saat ditemui wartawan dilokasi proyek pekerjaan (03/10/2026).
Terlihat juga pada waktu melakukan aktivitas pekerjaan, para pekerja tidak menggunakan ataupun melengkapi APD K3 seperti helm, sepatu safety, padahal pekerjaan mengandung resiko tinggi kecelakaan kerja yang mestinya pihak kontraktor mengetahui hal tersebut.
Warga sekitar yang berada disekitaran lokasi pekerjaan mengungkapkan bahwa sejak awal dimulai pekerjaan para pekerja kurang peduli dengan alat kelengkapan keselamatan seperti APD K3 dan tidak tahu persis alasannya.
“Saya juga bingung kok bisa pekerja dari awal pekerjaan gak ada yang menggunakan apa itu namanya sepatu boot helm padahal kan pekerjaan mereka kan rawan cedera para pekerjanya” tutur warga sekitar lokasi proyek pekerjaan pada wartawan. (Team/red)
