“Depok, – Potretkeadilan.com, – Ketua LPM Kelurahan Harjamukti Iskandar ancam Hersong aktivis Kota Depok, hal ini dilakukan saat rapat pembahasan percepatan permasalahan seritifikat wilayah Kelurahan Harjamukti. Rapat dilaksanakan dikawasan Sukmajaya pada Jum’at malam (26/6/26). Rapat baru saja dimulai tiba-tiba Hersong mendapat telp dari Iskandar dengan arogan dan caci maki akan menghabisi dirinya. Telp di Loudspeaker oleh Hersong sehingga peserta rapat mendengar. ” Song jangan tipu Sertifikat saudara saya ya, sambil mencaci maki dengan kata-kata yang tidak pantas di ucapkan. Kalo sampai tidak selesai gua habisi luh,” ucap di seberang melalui telepon.
Acaman tersebut telah melanggar undang-undang ITE pasal 29 (UU nomor 11 tahun 2008 jo UU nomor 19 tahun 2016), pasal ini mengatur tindak pidana pengiriman informasi elektronik yang berisi acaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi, ketika awak media menghubungi Hersong melalui pesan singkat WA membenarkan kejadian tersebut
Hersong menjelaskan kalo pemilik sertifikat H. Iwan sudah diajak mendatangi Kantor BPN. Dan pihak BPN juga sudah menjelaskan berkasnya sedang proses ulang. Saat mendatangi kantor BPN pun didampingi aparat Kepolisian Polsek Sukmajaya, sedangkan Iskandar bukan siapa-siapa, ujar Hersong.
Saat dikonfirmasi oleh Hersong melalui telp, Apakah H. Iwan perintahkan Iskandar untuk ambil alih urusan dan tekan Hersong dikatakan tidak oleh H Iwan.
Salah satu peserta rapat (Reza) menyayangkan mental arogan ketua LPM Harjamukti. “Kenapa mental arogan seperti itu bisa terpilih jadi ketua LPM, ini akan menghambat pembangunan dengan pola-pola seperti ini dikit-dikit ngancem sudah seperti preman pasar,” tutur Reza.
“Ketua LPM adalah salah satu mitra kerja pemerintah daerah yang paling dekat dengan warga. Ketua LPM seharusnya menjadi sosok yang bisa diajak bermusyawarah, rendah hati, dan mengutamakan kepentingan warga di atas segalanya,” jelas Reza.
Kekuasaan yang besar tidak selalu berbahaya, tetapi kekuasaan yang kecil dipegang oleh orang yang sombong, arogan justru bisa merusak keharmonisan lingkungan terdekat. “Ketua LPM Kelurahan yang baik adalah mereka yang sadar bahwa posisinya didapat dari kepercayaan warga, dan kepercayaan itu bisa hilang sewaktu-waktu jika disalahgunakan. (Red)”
